Beranda > Opini > Moge, why not? Part 1 (Mr.Kelly’s Moge Diary)

Moge, why not? Part 1 (Mr.Kelly’s Moge Diary)

Diatas langit ada langit, yang namanya manusia memang enggak ada puasnya. Biasanya orang awam akan mencibir kepada biker yang menghabiskan uang untuk motor besar/ moge. Umumnya cibirannya sih begini :

“Ah ngapain beli motor ratusan juta, toh masih kehujanan juga?”

“Mendingan gue beli mobil, lebay deh beli moge, sayang amat duitnya?”

Celaan seperti ini yang biasa kita dengarkan. Tapi dibalik itu, apakah benar semua yang dicibirkan?

Dari pengalaman saya riding dan kumpul bersama sport bikers (mulai dari pulsarian, FXR Riders, Ninja 250 Community, hingga Ducati enthusiast), sekalipun saya tidak menemukan seorang rider yang membeli motor untuk gaya ataupun pamer, melainkan mereka memang mencintai kendaraan roda dua dan merupakan adrenalin junkie seperti saya. Atas dasar kecintaan terhadap kendaraan roda dua ini, bikers umumnya menganggap sesama bikers ada saudara, kerap kali disebut brothers.

Seribu sayang kebanyakan bikers Indonesia juga masih belum mengerti konsep bikers sejati itu apa. Jadinya banyak kasus yang sering dicap oknum geng motor merusak ketertiban hingga menganggu keamanan rakyat. Kalau begini, apa mereka pantas disebut sebagai bikers? Karena bikers adalah sekumpulan hobbyist pencinta kendaraan roda dua yang menjunjung tinggi persaudaraan dan safety riding. Tapi disini saya enggak mau omongin geng motor kok, only trying to prove a point.

Kembali ke masalah moge, rasa penasaran saya sebagai seorang bikers akan power besar baru saja tertebus akhir-akhir ini.

Sebuah moge akhirnya bisa saya tebus dan sekarang terparkir dengan cantik di garasi saya bareng dengan Ninja 250R. Awalnya sih enggak terlalu sengaja. Semuanya karena iseng browsing di kaskus.

Di FJB roda dua kaskus yang sangat tersohor itu, saya menemukan sebuah thread brother kita menjual Yamaha R1 tahun 2005 berwarna putih. Fotonya pun sederhana. Fotonya tidak besar, hanya saja R1 terlihat sangat kecil dan tidak begitu jelas. Walaupun motor terlihat kecil, warna putih dan merahnya membuat saya sangat penasaran. Iseng-iseng sayapun menelpon.

Ternyata pemiliknya berada di bogor. Sayapun yang penasaran minta dikirimkan foto yang lebih detail. Tidak lama kemudian fotonyapun dikirim. Wah kok makin penasaran karena yang saya lihat difoto bagus sekali. Tapi lihat foto dan asli beda kan?


Fotonya jauh, tapi buat penasaran

Saya yang besoknya memang kosong karena hari minggu, iseng-iseng berencana jalan ke bogor. Siangnya mod kita menelpon saya untuk ngajak JJS (Jalan-jalan Sore). Sayapun bilang kalau saya mau ke bogor liat moge. Eh tahunya dia malah mau ikut dan menawarkan mengantar. Saya pun mengokekan. Mayan juga ada temen ke bogor. Selain itu, saya juga mengajak anak ketiga saya yang merengek minta jalan-jalan dari pagi. So kita jalan siang itu.

Kita sampai bogor sekitar pukul 4 sore. Kita janjian di McDonalds tajur. Sebuah Ninja 250R merah menjemput kami ke cafe pemilik motor R1 yang diparkir diluar cafe. Sayapun bilang begini dengan Andy, “Ndy, inget ya kita kan cuma jalan-jalan nih, kalau motornya jelek gapapa ya?” Andypun menjawab, “Iya lah, belom tentu bagus kok, santai aja, kalo jelek ya gapapa namanya juga cari pengalaman”

Mobil kamipun masuk ke pekarangan cafe tersebut, pada saat mobil kami masuk, kami melihat sebuah motor 1000 cc yang sangat gagah, cantik, dan sangat bersih. Kamipun mengumpat bareng (masih didalam mobil), “Anjirrrrr kerennn bangettt ndy kacaaauuu…” sambil tertawa, senang tapi stress disaat yang bersamaan.

Ternyata jauh-jauh begini, kami dapat melihat sebuah motor yang keren. R1 2005 ini walaupun sudah jauh jarak tempuhnya, tetapi rapi jali dan bersih sempurna. Dibalut dengan ban battax baru, motor putih ini terparkir dengan gagahnya disamping cafe tersebut.

Bersambung

Iklan
Kategori:Opini Tag:,
  1. Juni 29, 2010 pukul 7:16 am

    wah
    motor baru (beli) yah

  2. Juni 29, 2010 pukul 8:53 am

    yeah..!!!
    moge, why not??
    kalo menurut saya mah, omongan2 gitu keluar dari orang yg sirik…biasanya pikirannya negatip terus..apa2 dipandangnya salah mulu… 😀

  3. VJ RacingSpeed
    Juni 29, 2010 pukul 12:06 pm

    Mr.Kelly diary or Mr.Aim diary nweeech…? hehehehe…. Asiiikkkkkk…… aya R1 euy…. TOOOOOOPPPPPPPP………

    • Aim
      Juni 29, 2010 pukul 8:54 pm

      Mr.kelly .. ane cuman repost aja bro.. abis ceritanya seru .. bikin pengen beli moge ..

  4. arieprawira
    Juni 29, 2010 pukul 2:47 pm

    mau tau kelanjutannya, jadi beli dong……. biar ada ceritanya.
    http://ipbnj.wordpress.com/

    • Aim
      Juni 29, 2010 pukul 8:55 pm

      ada lanjutan nya bro .. sabar yah..

  5. jahe erka
    Juni 29, 2010 pukul 4:04 pm

    kepengen!!!! nabung nabung hehehehe

  6. Juni 29, 2010 pukul 5:45 pm

    wah kerenn…mau2….tp hrganya muahall :mrgreen:

  7. Juni 29, 2010 pukul 7:43 pm

    Wah mr kelly yg punya FXR termulus…

  8. anak9
    Juni 30, 2010 pukul 1:05 pm

    sayang ya …
    menurut koran “PR” (Pikiran Rakyat)
    harga moge di indonesia itu termahal di dunia… 😦
    di luar misalnya di amrik kita bisa dapet CBR600/r6/Dixxer600/zx6 dengan harga 90 jutaan… nah disini?? 260 an juta…. CMIIW

  9. esemelekete
    Juli 1, 2010 pukul 11:06 pm

    ini pajaknya resmi gak gan..?? kinclong benerrr

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: