Beranda > Opini > AHM, raksasa yang terbangun. Part 1

AHM, raksasa yang terbangun. Part 1

Honda bisa dibilang adalah pabrikan motor kelas atasnya Jepang. Saking terbiasanya konsumen Honda dengan merk ini, hingga di beberapa bagian negara ini masih ada yang menyebut sepeda motor dengan kata Honda. Sudah seperti “odol” yang biasa disebut orang pengganti kata “pasta gigi”. Mungkin para bikers ada juga yang tidak tahu kalau “odol” sebenarnya adalah merk sebuah pasta gigi jaman baheula.

honda

Logo Pabrikan sayap mengepak

Motor Honda entah kenapa memiliki gengsi paling tinggi. Harganya paling mahal, tetapi harga jualnya juga tidak turun-turun. Sudah gengsinya selangit, bensinnya irit, partnya murah, warna utamanya merah pula (warna paling diminati selain hitam di roda dua). Sebuah sepeda motor Honda dinilai memiliki nilai lebih. Selain itu, Honda selalu memberikan design motor yang lebih dinamis, serta elegan. Saking jagonya buat warna, Honda hanya perlu mengganti striping motornya dari tahun ke tahun, dan gilanya, terbukti sukses.

CBR 1000 2008

Maha Karya Superbike dari Honda, kapan ya masuk sini lewat AHM?

Sayangnya modal yang bagus dari nama besar Honda yang dibangun selama ini, tidak selalu dipupuk dengan baik. Hampir 10 tahun belakangan ini Honda di Indonesia sangat miskin inovasi. Hingga bulan lalu, motor paling kerennya Honda Indonesia adalah Tiger yang mesinnya sama dengan Tiger yang launch di tahun 90an (sehingga iklan FIF mau tidak mau memakai Tiger yang dinaiki seorang biker dengan wearpack, aneh sekali).

Miskinnya inovasi inilah yang membuat penjualan Honda bisa dikalahkan Yamaha pertama kalinya di dunia. Berita bagusnya, Honda sepertinya baru tersadar, melakukan pembenahan, dan sekarang kita semua bisa menyaksikan raksasa yang baru terbangun.

Manuver Honda pasar Indonesia 2 tahun terakhir ini menurut hemat saya, sangat strategis dan cenderung berani, lain sekali dengan Honda yang selama ini dicap jadul dan takut akan inovasi. Saya malah sempat mengolok-ngolok Honda secara tidak langsung di artikel saya di kafemotor nya mas Ilham beberapa tahun lalu. Tapi itu masa lalu kok, sekarang Honda jauh lebih maju. Ga percaya? Kita bahas yuu….

Perubahan pada Honda mulai terlihat pada saat launchingnya CS1 di 2008. Motor yang dibilang punya design “nyeleneh” ini muncul di kelas ayam jago dengan design orisinil, mono shock, digital speedometer, dan harga yang wah! Kalau para bikers selama ini mengolok-ngolok Honda Tiger yang cuma ganti baju saja, kali ini bisa kaget karena Honda berinovasi dengan mengeluarkan motor yang 100% baru. Lalu, apa kata konsumen?

CS1 jelek, aneh, dan kemahalan. Iklan CS1 yang super keren di televisipun enggak ngebantu. Banyak yang melihat CS1 sebagai barang gagal. Masa sih?

City Sport

Honda CS1, enggak laku

Saya adalah bagian dari segelintir orang yang bisa mengerti akan langkah Honda mengeluarkan CS1, sekaligus sangat menyukai design motor ini. Kenapa saya suka? Karena design motor ini belum pernah ada sebelumnya. Sebuah design karya anak bangsa yang sangat modern dan ground breaking. Sebuah produk yang penuh inovasi, harus diancungi jempol, apalagi designnya Indonesia, musti dilestarikan bukan?

Pada saat saya mencoba motor inipun saya langsung suka, karena posisi duduknya yang sangat nyaman. Sayangnya produk ini terlalu early dan terlalu advanced bagi bikers Indonesia yang selama ini dicekoki dengan model lawas dan jarang perubahan. Inovasi bagi banyak pengguna motor Indonesia adalah sebuah resiko.

Dibalik kritik dan pasar yang tidak menerima,  Honda tetap sabar dan menjual terus CS1. Selang 2 tahun, pasaran CS1 membaik dengan target AHM yang mematok pertumbuhan 10% di tahun ini dibanding dengan penjualan 40 ribu di 2009. CS1 secondpun mulai diburu. Karena motor ini harganya mahal, pemiliknya pun ketempelan gengsi tinggi. Beli bebek 125 cc harga 17 juta pasti uangnya banyak kan? Karena pada saat motor ini launch, harga CS1 ditambah sedikit bisa memboyong Luna Maya kerumah, eh maksudnya Vixion kerumah.

Berita terbaru, model CS1 banyak ditiru di Cina, dan menurut analisa mbah dukun dari Indobikers, design CS1 mirip dengan Ducati Multistrada yang baru. Terbukti sudah, CS1 memiliki design dengan cita rasa tinggi, sayang sekali banyak orang yang tidak memahaminya.

Bersambung

part 2 : analisa Honda Blade, CBS Techno, Scoopy, dan PCX

* penulis adalah pemilik motor multi brand, tidak hanya Honda, dan bukan karyawan AHM. Tidak ada misi apapun di tulisan ini, cuma analisa kok.

Kategori:Opini
  1. Juli 6, 2010 pukul 4:57 pm

    wah…jadi pada kasus CS1 itu konsumen yang doyan status quo, atau honda yang kelewat berani memasarkan CS1?

    *tetep kepingin harga motor honda lebih murah*

  2. ndaru
    Juli 6, 2010 pukul 10:15 pm

    CS1 motor super keren dgn teknologi tinggi,…
    sayang datang bukan pada waktu dan tempat yg tepat.
    boro CS1 yg memiliki desain super futuristik, MX dan Blade yg lumayan futuristik aja gak laku kok disini.
    di Indonesia klo pengen laku jual motor dgn desain konvensional.
    Coba aja CS1 itu dilabeli DUCATI dan dijual di Eropa, gue yakin bakalan laris manis.

    • VJ RacingSpeed
      Juli 7, 2010 pukul 3:58 am

      Bener bro… MX ga lakuuuu makenye jd motor tukang ojek… wkwkwkkwwk…

  3. cotto
    Juli 7, 2010 pukul 12:25 am

    CS1 motor yg bagus…
    Bisa jadi kasusnya sama dgn Suzuki FXR, Thunder 250 & TS 125 sudah stop produksi baru banyak yg nyari…

  4. Juli 7, 2010 pukul 1:58 am

    hasil tanya ke temen yg kerja di AHM, kayaknya yg akan dikeluarin bukan CBR 150..tp yg 250…

  5. alrozzzi coolrider 2
    Juli 7, 2010 pukul 6:44 am

    bener mas bro, ada yang niru desain cs1… hebohnya, kelir dan namanya mirip pulak! bukti kesuksesan cs1 kan?

    monggo di;
    http://kilaubiru.wordpress.com/2010/06/29/di-sini-kurang-laris-di-china-buanyaak-tiruannya/

  6. EH
    Juli 7, 2010 pukul 9:55 am

    @bro kelly : hmmmm ni mohon maaf ye kalo salh tapi setauku CS 1 bkn 100% baru…kalo desing penampilan dan baju ok baru 100% tapi mesin pakai punya honda sonix kan…ya sama ja ganti baju dan sempit inovasi…wkwkwkwkw

    maaf kalo salah….

    • ben
      Juli 7, 2010 pukul 10:52 am

      mesin turunan cbr 150cc dan frame dari sonic … mau turun di kelas 150cc tinggal ganti setting atas dengan cbr dan sedikit ubahan maka jadilah cbr150cc dengan frame sonic…

    • Juli 7, 2010 pukul 1:51 pm

      saya mengacu ke design tampilan memang, lagipula kan sonic engga dijual AHM bro. buat pasar Indo, CS1 benar2 barang baru menurut hemat saya loh. btw makasih ya inputnya.

  7. bleh
    Juli 7, 2010 pukul 10:29 am

    Gw rasa yg dimaksud Bro kelly ..bukan dari segi mesin deh…Tp suatu genre yg baru…terlepas dari mesin yg sama dengan sonic.. d

  8. arieprawira
    Juli 7, 2010 pukul 1:23 pm

    CS1 ini sebenarnya keren dan memang banyak orang yang masih gak suka dengan bentuknya yang kurang lazim, karena bentuk lazim itu bebek, dan motor laki, lha motor yang kayak gini kan baru ada, jadi gak lazim, tapi dengan teknologinya yang bagus saya rasa ya bagus, saya aja pengen tapi belum sempet punya hehehe.
    http://linkjournal.wordpress.com/

  9. citiv4l
    Juli 7, 2010 pukul 3:54 pm

    CS1 mah ajib tuch mesin
    makanya ane bingung milih CS1 ma Vixion
    SC1 mesin OK bgt
    Vixion body Ok bgt

  10. dismas not dimas
    Juli 9, 2010 pukul 7:30 am

    kalo AHM nggak berbenah,

    sekarang kita jangan membangunkan dinosaurus.

    maksudnya, AHM yang hebat (dalam artian sangat dominan) itu AHM tempoe doeloe. Sekarang ya sama saja sama YMKI…

    Kalo dibilang jelek, ya enggak juga. Cuma menurun aja dominasinya di kancah peperangan ATPM Indonesia.

  11. powerpuffgirlz
    Juli 9, 2010 pukul 9:05 am

    Honda sudah bangun dan sangat bersemangat untuk bertempur!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: