Beranda > Modifikasi > Tips Dalam Memodifikasi Motor

Tips Dalam Memodifikasi Motor

Brothers, setiap bikers pasti ingin tampil beda dengan memberikan sentuhan pribadi di tunggangannya, akan tetapi sering sekali kita kecewa dengan hasil modifikasi dikarenakan hasil yang jauh dari harapan kita, padahal tidak sedikit uang yang dikeluarkan untuk memdifikasi. Nah dalam artikel kali ini saya ingin berbagi tips dalam modifikasi tunggangan kita.

Modif yuk!

Konsep Modifikasi

Hal yang paling awal menurut saya, brothers harus menentukan konsep dalam memodifikasi motor, mau dibawa kemana arah modifikasi yang diinginkan. Saya sering sekali melihat motor yang modifikasi nya amburadul tidak jelas arahnya. Dan salah memulai langkah, dari awal modifikasi tidak jelas arahnya, modifikasi gado-gado jadinya. Pernah sekali saya menemuka motor vixion, yang dipasangi fairing aprilia rs125 yang lama, buntutnya pun sudah di modif runcing, jujur saya melihat itu motor agak miris, bagi brothers yang suka design pastinya tahu gimana bentuk fairing RS125 lama yang cendrung membulat, trus buntut di modif runcing dan penuh garis mematah.. overall tidak masuk sama sekali, akhirnya orang tersebut minta saya rombak, walhasil biaya yang dikeluarkan jadi dua kali lipat, yaitu Modif pertama +Modif kedua

Tidak memaksakan design

Kadang saya suka menemukan orang yang datang ke saya bilang ” gw mau buntut model r6, fairing model ini, tangki model itu “, menurut saya malah kebesaran alias tidak cocok dipakai di motor tersebut. Hasil akhir dari modifikasi seperti ini biasanya motor akan terlihat keren dari posisi tertentu dan terlihat aneh dari posisi lain, akan tetapi ini semata mata tergantung selera, apalagi kalau kita sudah berbicara design, tapi setidaknya ini bisa dijadikan point yang harus diingat kita mulai berencana memodifikasi tunggangan kita.

Jangan Mau Murah Terus

Siapa sih yang tidak ingin murah, kita sebagai modifikator juga maunya murah hehehe… Tapi jangan sampai kebablasan ingin murah, hasilnya bengkel yang dituju putar otak gimana supaya memaksimalkan keuntungan dan dapat harga yang diinginkan customer. Hasilnya part bisa di subtitusi dengan part kw2, atau aspal. Dan ketika ada masalah siapa yang mau disalahin.

Ambil contoh, seorang biker menginginkan paketan cakram belakang harga 500 rb full set, yang namanya bengkel pasti diladenin, dan pastinya semua part bukan ori, dan abal abal. Si biker kemudian komplain kok ini begini , saya bilang jangan salahkan bengkel , situ mau serba murah meriah, logikanya harga barang ori, silahkan aja datang ke dealer resmi, paling enggak 800- 1jt jtan habis buat beli part part yang dibutuhkan untuk cakram belakang, belum jasa pasang,dll.

Akan tetapi satu hal yang harus diingat , barang bagus tidak harus mahal! Pilih lah barang dengan teliti, menurut saya barang yang bagus adalah barang yang sesuai dengan harganya.

Pilih Bengkel Yang Bisa Dipercaya

Terakhir adalah hal yang paling penting. Sering sekali saya menemukan bengkel yang mengsubtitusi part aspal dibilang ori, sehingga bisa dijual seharga part ori. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan ketelitian kita dalam memilih bengkel. Sering saya menemukan orang yang memodifikasi cakram sampai 1 jtan .. tapi ternyata part yang saya temukan part aspal. Ketika customer diberitakan pastinya kecewa, untuk itu kita lebih hati-hati dan pasti teliti part apa yang bakal digunakan dalam memodifikasi.

Iklan
Kategori:Modifikasi Tag:,
  1. adri
    November 1, 2010 pukul 9:12 pm

    yoi orang ganteng pertama =D

  2. adri
    November 1, 2010 pukul 9:18 pm

    komentar beneran : bener juga sih, beda harga beda kualitas, tapi kadang2 orang bengkelnya kurang jelas pas lagi ngejelasin perbedaan partnya, jadi kadang2 orang jadi ngambil alternatif yang lebih murah, tapi orang bengkel juga nggak sepenuhnya salah sih, kadang2 ada orang pengen modif seganteng gantengnya tapi dengan duit seadanya, jadi pusing juga orang bengkelnya haha..gw jadi bingung mau ngebela yang mana -__-2

  3. November 2, 2010 pukul 9:06 am

    like this gan…
    sering ane liat orang modifnya nanggung…pake fairing, tapi belakang masih bodi standar….ato udah full bodi, tapi bannya masih cungkring…

  4. ting_tong
    November 2, 2010 pukul 12:41 pm

    diatas itu semua, ane mo tanya satu hal….bagaimana mengatasi kebosanan memodif…..dalam artian,….bukan sekedar setahun-2 tahun bosan buang lempar…. saya lebih suka kata re-build, re-engineer, jadi ketika suatu saat di masa depan, kita melihat “modifan” kita dan berkata, ini semua hasil buah pikiran gw…every detail….PUAS!!!!

  5. November 3, 2010 pukul 1:52 am

    klu yang banyak di jumpai yang aliran rujak. manis asem asin semua ada di motor
    body full fering

    kaki gede segede kaki truk

    tapi mesin gak di aprak jadinya tigi di asepin supri fit kkkkkkk

  6. November 3, 2010 pukul 5:14 pm

    benulll :mrgreen: next project lilypud “vixion 2011” :p tarif pelajar edition :p

    • Aim
      November 3, 2010 pukul 10:46 pm

      oi bro… entar gw post vixi yzf yang fairing depannya terinspirasi sama gambar elo 😀

  7. November 4, 2010 pukul 8:45 am

    kalo modifnya dicicil gimana??boleh kah??…kalo pas punya duit pasang fairing dulu…kalo ada duit lagi nemplokin buntut belakang?? :mrgreen:

  8. Boombox Walker
    November 4, 2010 pukul 2:13 pm

    modif ga sembarang modif. harus diperhatikan juga sisi keamanan dan kenyamannya. buat apa tampilan sangar tp ga aman atau ga nyaman. maju terus modifikator2 lokal. tunjukkan kreatifitasmu.

  9. Desember 11, 2010 pukul 3:33 pm

    gimana yah modif dengan konsep surat kabar, brothers please reply

  10. Desember 24, 2010 pukul 2:18 pm

    artikel yang bagus mas….
    kalo belum terjun ke dunia modifikasi pasti orang bakal memandang sebelah mata artikel kaya gini, “lha motor gue suka2 gue mo konsep & desainnya gimana juga, lha gue kan udah ngebet modif walaupun budgetnya pas2an tapi kata modifikator budgetnya cukup koq, bla2”
    nanti kalo motornya udah dimodif tapi dengan konsep yg dipaksakan & dengan mengejar budget seadanya, hasilnya pasti ga puas & cepet bosen, hasilnya dimodif lagi / dibalikin ke standar, lha duit lagi yg keluar kan ?!
    kejadian ama ane koq 😦 kalo seluruh dana yg keluar dikumpulin (mulai dari gonta-ganti konsep, bodi, cat, dll) dengan uang segitu mungkin udah bisa bikin modif yg keren & memuaskan 😦

  11. jo_jo
    September 28, 2011 pukul 12:58 pm

    ebih baik lagi klo punya relasi orang bengkel.
    lebih sempurna lagi klo pemilik bengkel adalah sahabat sendiri……

    hidup akan begitu sempurna…….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: